Bottleneck, Krodit Kepadatan Arus Mudik Lebaran, dan Pertemuan Arus di Cipali-Cisumdawu

Foto udara kendaraan melintas di Simpang Susun Sumedang Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (Dok. Republika)
Foto udara kendaraan melintas di Simpang Susun Sumedang Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (Dok. Republika)

Oleh: Agus Yulianto, Jurnalis Matapantura.republika.co.id

Wilayah Kabupaten Majalengka bakal menjadi titik kepadatan lalu lintas pada arus mudik lebaran 2024, tepatnya di Km 153 – 157 Tol Cikopo Palimanan (Cipali). Di lokasi yang masuk dalam wilayah Kecamatan Kertajati itu, merupakan titik pertemuan antara Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu) dan Tol Cipali.

Bisa dibayangkan, di titik tersebut, bakal menjadi yang terpadat arus kendaraan mudik di Tol Cipali dibandingkan dengan lokasi lain. Apalagi, Tol Cisumdawu sudah beroperasi penuh tahun ini dan tidak ada lagi pengaturan waktu operasi seperti pada arus mudik tahun lalu.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Maka, di titik pertemuan itu bakal terjadi daerah bottleneck baru pada musim mudik Lebaran 2024 ini. Bila kondisi ini tidak diantisipasi sedini mungkin, maka bersiaplah untuk terjebak dalam kemacetan parah. Ya, pertemuan arus lalu lintas ini mencakup kendaraan dari arah Bandung dan Jakarta.

Kemudian lokasi lain yang patut diwaspadai adalah kepadatan akibat Rest Area 166 Tol Cipali di Kecamatan Dawuan. Sebab, ini adalah rest area yang menjadi pilihan pengendara dari Jakarta beristirahat. Sedangkan dari arah Bandung, Sementara Tol Cisumdawu belum dilengkapi rest area dengan fasilitas lengkap.

Traffic and Security Management Department Head Astra Tol Cipali, Prayogi Setyo Pratomo mengungkapkan, Astra Tol Cipali bersama Polda Jabar, Polres Kabupaten Indramayu dan Polres Kabupaten Majalengka sudah melaksanakan uji coba rekayasa lalu lintas Contra Flow pada Jumat, 29 Maret 2024.

Proses uji coba Contra Flow berlangsung di KM 153–KM 157 Ruas Tol Cipali arah Jakarta pukul 10.14 – 10.48 WIB. Uji coba contra flow ini dilakukan di wilayah KM 153 yang merupakan titik pertemuan Jalan Tol Cisumdawu dan Jalan Tol Cipali.

Dikatakan dia, sebagai bagian ruas Tol Cipali yang bersinggungan dengan Tol Cisumdawu, arus lalu lintas di KM 153 – KM 157 dilalui lebih banyak kendaraan bila dibandingkan Ruas Tol Cipali bagian lain.

Lokasi tersebut akhirnya terpilih menjadi lokasi uji coba Contra Flow untuk memastikan persiapan yang dilakukan Astra Tol Cipali selaras dengan kondisi yang ada di lapangan.

Astra Tol Cipali juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana persiapan rekayasa lalu lintas diantaranya: 5.000 Rubber Cone (RC), 600 buah Medium Water Barrier (MCB), serta 28 titik bukaan median (u-turn).

Pemberlakuan uji coba contra flow tersebut, diharapkan, saat arus mudik dan arus balik lebaran kali ini di Ruas Tol Cipali dapat berjalan dengan lancar. Sehingga, pengguna jalan dapat selalu nyaman dalam berkendara. Semoga…

Di sisi lain, masyarakat dapat mengakses informasi update penerapan rekayasa lalu lintas di masa Lebaran 2024 secara real time melalui media komunikasi luar ruang berupa spanduk dan Variable Message Sign (VMS) serta melalui media sosial Instagram dan twitter. Adapun pelaksanaan rekayasa lalu lintas One Way maupun Contra Flow akan menyesuaikan dengan diskresi Korlantas Polri.

Terkait adanya bottle neck di Tol Cipali, sudah diingatkan oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi. Menurut dia, adanya kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius.

“Sekali lagi saya sampaikan bahwa Tol Cipali menjadi satu concern. Di situ ada bottleneck,” ujar Budi dalam paparannya di rapat koordinasi persiapan angkutan Lebaran tahun 2024 Provinsi Jawa Barat, di Gedung Pakuan, Bandung, Ahad (31/3/2024).

Selain itu, Menhub juga meminta agar rest area yang ada di Jawa Barat perlu diperhatikan. Dia mengungkit soal pembatasan waktu kendaraan berhenti di rest area. Paling tidak pembatasan tersebut sekitar 30 menit agar dapat memfasilitasi pengendara lainnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan kemampuan dalam pemantauan arus lalu lintas kini Jalan Tol Cipali dan ruas sekitarnya dapat terpantau via Command Center PJR KM 29 dan Command Center KM 188 Cipali.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan, Command Center KM 29 sudah terintegrasi dengan seluruh aplikasi informasi baik dari BPJT, Jasa Marga, CCTV K3I yang menjadi pusat kendali, informasi, koordinasi selama kegiatan operasi ketupat.

“Jadi, kita meninjau Command Center untuk kegiatan operasi ketupat nanti ini bisa beroperasional, untuk melakukan beberapa tindakan secara cepat kita bisa memantau permasalahan-permasalahan yang ada di jalan secara real time untuk tindakan apa yang harus dilakukan,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan.

Selain meninjau Command Center KM 29, Kakorlantas juga mengecek langsung kesiapan Command Center KM 188 Cipali yang akan siap dioperasionalkan.

Jadi, bila Anda adalah pencita mudik pulang kampung, maka selama arus mudik dan balik lebaran 2024 pastikan kondisi kendaraan dan fisik Anda dalam kondisi yang prima.

Jangan lupa untuk melakukan pengecekan kendaraan rutin dan cek tekanan ban sebelum melakukan perjalanan. Bila kondisi fisik sudah mulai lelah dan berkendara sudah lebih dari 4 jam segera beristirahat di 7 Rest Area yang tersebar di area Cipali.”

Apabila kapasitas Rest Area sudah melebihi batas maksimal 70 persen, pengguna jalan dapat keluar di gerbang tol terdekat untuk mengisi bahan bakar, menjelajahi kuliner khas 5 wilayah di Ruas Tol Cipali, serta beristirahat dengan maksimal tanpa tambahan biaya perjalanan. Selamat menempuh perjalanan dan hati-hatilah selama mengemudi. n



Sumber: Republika