Putri Akbar Tandjung Daftar Calon Wali Kota Solo ke Gerindra


Putri Akbar Tandjung, Sekar Krisnauli Tandjung mendaftar sebagai bakal calon wali kota Solo melalui partai Gerindra, Selasa (4/6/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO — Putri Akbar Tandjung, Sekar Krisnauli Tandjung mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Wali Kota di DPC Gerindra, Selasa (14/6/2024). Sosok yang juga ketua DPD 2 Golkar Kota Solo tersebut mengatakan salah satu alasannya ia memilih mendaftar di Gerindra adalah lantaran kedekatan antara kedua partai tersebut.

“Secara resmi pendaftaran partai Golkar ke Gerindra untuk pilkada menjadi pertama kali mendaftar secara resmi yang insyaallah bisa dipertimbangkan oleh Gerindra untuk diusung di pilkada 2024,” kata Sekar, Selasa (4/6/2024).

Kenapa tidak, partai Golkar dan Gerindra ini sangat dekat pada tahun 2004 pak Prabowo itu ikut dalam konvensi Golkar dan jadi kader terbaik Golkar dan berhasil membuat partai yang hebat dan memenangkan sebagai presiden,” katanya. 

 

Ditanya apakah akan mengulang koalisi yang sama seperti di pilpres beberapa waktu lalu? Sekar mengatakan semangat yang ada di dalamnya sama. Ia berharap dengan pendaftaran dirinya sebagai bakal calon wali kota ke Gerindra akan mempererat hubungan antara kedua partai tersebut. Hal tersebut juga mengingat Golkar belum cukup untuk mengusung calon karena hanya mendapatkan 5 kursi di legislatif lalu.

 

“Saya rasa semangatnya ada di situ di KIM punya semangat yang sama dan insyaallah ini bisa mempererat semangat tersebut,” katanya.

 

“Kemarin itu keputusan dari Golkar sudah mengerucut untuk mengusung satu nama, karena partai Golkar belum cukup mengusung sendiri sehingga diperlukan kerjasama yang  besar,” katanya menambahkan. 

 

Sementara itu ketua DPC Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno mengatakan bahwa setelah pendaftaran Sekar tersebut akan dilakukan rapat pleno. Baru setelah itu pihaknya akan presentasi terkait kualitas calon ke DPD Golkar Jateng agar didorong ke DPP Golkar untuk mendapatkan rekomendasi. 

 

“Setelah ini tahapannya akan rapat pleno dengan pengurus desk pilkada tahapannya akan berangkat ke DPD berkas yang sudah diserahkan mbak Sekar. Setelah pendaftaran nanti presentasi di DPD latar belakang calon dan lain lain, bahasanya bebet bobot ada,” katanya. 

 

Ardianto mengatakan hingga kini Gerindra ada dua calon yang mendaftar. Yakni Rektor Universitas Surakarta (Unsa) Astrid Widayani dan Sekar. Ia juga mengatakan untuk pilkada pendaftaran hanya dibuka di tingkat DPC. 

 

“Jadi ini tugasnya ketua DPC itu bukan pintu setelah presentasi mendorong ke DPD baru DPD ke DPP baru DPP keluar rekomendasi,” katanya. 

 

“Pendaftaran kita buka satu bulan dan ditutup 9 Juni, sudah ada yang mendaftar dan mbak Sekar yang kedua, yang pertama mbak Astrid. Kebetulan ini Gerindra diminati oleh srikandi-srikandi,” katanya mengakhiri. 




Sumber: Republika