Trailer Venom 3 Dirilis, Justru Bikin Bingung Fans


Poster film Venom 3 atau Venom: The Last Dance. Sony merilis poster dan trailer pertama Venom 3. Sayangnya, trailer film tersebut membuat penggemar bingung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Film Venom bagian ketiga yang diberi judul Venom: The Last Dance akan mengakhiri peran aktor Tom Hardy sebagai Eddie Brock di Spider-Man Universe Sony. Dilansir laman Movieweb pada Selasa (4/6/2024), trailer pertama Venom 3 telah dirilis dan itu menimbulkan kebingungan di kalangan penggemar. Banyak penggemar yang juga merasakan kekecewaan.

Trailer Venom: The Last Dance dimulai dengan cukup baik dengan Eddie yang diperankan Hardy diserang oleh beberapa penjahat. Venom secara brutal membantunya menjatuhkan mereka. Namun dari sana, segalanya menjadi sedikit membingungkan bagi mereka yang telah mengikuti banyak iterasi petualangan layar lebar Spider-Man serta alur cerita Marvel Cinematic Universe (MCU). Dalam trailer tersebut terdapat dua wajah familiar Marvel yakni Rhys Ifans dan Chiwetel Ejiofor. Kehadiran mereka di film tersebut membuat para penggemar mempertanyakan sebenarnya apa yang terjadi di Venom 3.

Ifans sebelumnya memerankan Dr Curt Connors/The Lizard di The Amazing Spider-Man, dan juga mengisi suara karakter di Spider-Man: No Way Home. Sementara Ejiofor, berperan sebagai Karl Mordo dalam franchise Doctor Strange. Dengan kedua aktor tersebut memiliki peran yang sangat menonjol dan terkini di MCU, faktanya mereka tampaknya memainkan karakter yang sangat berbeda dalam film Venom yang baru.

Meskipun Ifans saat ini hanya terdaftar sebagai pemeran “Hippie”, karakter Ejiofor tampaknya adalah bagian dari kelompok yang menghadapi ancaman antargalaksi yang mirip dengan Venom. Khususnya pada satu momen, Ejiofor tampak sedang mengumpulkan potongan kecil Venom yang tertinggal di bar MCU dalam adegan pascakredit Spider-Man: No Way Home – yang, jika benar, dapat menyebabkan banyak kekecewaan bagi para penggemar yang mengharapkan momen kecil untuk menghasilkan lebih banyak momen. Secara keseluruhan, reaksi yang muncul bukanlah gelombang positif. Hal tersebut patut dikhawatirkan oleh Sony berdasarkan film-film Marvel yang mereka rilis baru-baru ini.

Spider-Man Universe Sony sedang berjuang

Sejak Sony merilis trailer untuk Morbius, godaan mengenai koneksi langsung Spider-Man membuat para penggemar bersemangat untuk serangkaian film yang akan ditayangkan berdekatan dengan MCU, bahkan dapat menghadirkan kembali Andrew Garfield. Namun, ketika filmnya tiba, semua referensi tentang Spider-Man telah hilang dan malah muncul kameo aneh dari Michael Keaton sebagai Adrian Toomes alias Vulture. Sejak itu, waralaba tersebut kesulitan terhubung dengan penonton, yang menyebabkan beberapa kegagalan besar di box office.

Sementara itu, rilis “Madam Web” pada Januari menghasilkan poin rendah lainnya, dengan ulasan buruk dan rekor box office terendah. Sony mengandalkan Venom: The Last Dance untuk memberikan rilis yang jauh lebih menguntungkan. Entri-entri sebelumnya dalam waralaba Venom cukup sukses dalam hal hasil box office. Namun para kritikus juga tidak bersikap baik terhadap film-film ini. Jika Venom 3 gagal, itu bukan pertanda baik bagi rilis Kraven the Hunter yang sudah tertunda, yang sekarang dijadwalkan tayang pada Desember. Film Venom: The Last Dance dijadwalkan tayang pada Desember 2024.

 

 




Sumber: Republika